Subscribe to my full feed.

Saturday, April 29, 2006

Ret's Go Gigi Susu

Ret’s Go Gigi Susu

Ret’s go gigi susu…..Apaan tuh ?:-):-) pasti pembaca penasaran. Sampai dengan saat ini kata-kata itu kadang masih terngiang di telinga saya. Kadang geli juga kalau mengingat hal itu.

Ret’s go gigi susu ….kalimat itu beberapa waktu yang lalu sering diucapkan oleh anak pertama saya ,Syahid Faiz Asshidqy itu nama lengkapnya.Dengan bahasa, gaya dan aksen balita seusianya terdengar lucu jika ia mengucapkannya. Sampai saat ini saya juga gak ngerti apa maksud kalimat tersebut.Kalo ditanya apa artinya, Si Aa malah tersenyum.

Tapi it’s ok lah itu dunia mereka, kadang kita tidak perlu mengerti semua hal tentangnya. Mereka punya dunia sendiri yang penuh dengan warna, dunia yang penuh dengan fantasi dan keceriaan.Mungkin dengan memasuki dunia mereka kita bisa terbawa muda dan ceria. So, let’s try.

Melihat perkembangan ke-2 anak saya terasa begitu menyenangkan walaupun terus terang kadang agak bete, jengkel atau marah kalo mereka lagi nakal atau rewel ( terutama umminya he….he…:D).Tapi ….ya itulah anak-anak, amanat dari Alloh yang harus kita jaga dan pelihara sesuai fitrahnya melalui petunjukNya.

Kalo kita backflash kebelakang, ketika kita belum punya anak.Mungkin kita punya pengalaman yang sama, betapa kita berusaha maksimal untuk bisa mendapatkan momongan dengan berbagai cara termasuk berdoa kepada Alloh swt. Kemudian setelah istri kita mengandung, sebagai suami dan calon ayah dengan penuh kasih sayang berusaha merawatnya sekuat tenaga. Dari mulai membelikan makanan yang baik sebagai asupan yang bergizi, konsultasi rutin ke dokter , perhatian yang lebih dari biasanya sampai mewanti-wanti istri agar jangan terlalu capek bekerja kita lakukan.

Tapi ketika anak tersebut telah lahir kemudian tumbuh dan berkembang yang dengan dunianya tadi kadang membuat kita tidak mengerti.Kadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan atau inginkan ketika saat itu terjadi kadang membuat kita bete, jengkel atau marah.

Kok rasanya sangat bertolak belakang ya dengan kondisi diawal tadi ketika kita belum punya anak?Kenapa ya…?Kalau dipikir-pikir kenapa kita harus bete?Kenapa kita harus marah atau jengkel ya?......Padahal dulu kita sendiri yang mengharapkan kehadiran mereka di dunia ini.

Nak maafin abi dan ummi ya, kami juga manusia yang tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan. Jadi mari kita belajar bersabar memahami dunia mereka, membimbing mereka sesuai dengan sunah Rosul sebagai uswatun hasanah ( tauladan terbaik umat ).

So….Aa….Ret’s Go Gigi Susu…………:D;D

No comments:

Post a Comment