Subscribe to my full feed.

Wednesday, July 19, 2006

Seru..........

Itu mungkin kesan pertama yang didapat kalau melihat jalannya LPJ ( Laporan Pertanggung Jawaban ) tahun 2005 - 2006 Indico . Tapi kalo dipikir secara mendalam rasanya begitu banyak perasaan yang akan terungkap. Seperti halnya panitia penyelenggara, saya juga tidak membayangkan akan terjadi hal seperti ini. Ya….mudah-mudahan ini hanya satu bagian dari perjalanan Indico dalam membumikan visi dan misinya.Semoga tidak terjadi hal yang lebih buruk di kemudian hari.


Namun walau bagaimanapun selalu ada hikmah dari semua hal, tak terkecuali dari kejadian ini. Sebelumnya saya mohon maaf pada rekan-rekan semua apabila kemarin ada hal-hal yang kurang berkenan di hati rekan sekalian. Sekali lagi saya hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan,mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya.

Alhamdulillah, saya jadi bisa belajar banyak hal dari kejadian kemarin, diantaranya :

1. Keikhlasan
Rasanya mungkin inilah hal pertama dan utama yang harus kita punyai sebelum “ bergabung “ melangkah bersama.


2. Rendah hati / tawadlu
Rasanya hal ini juga wajib kita miliki demi kelanggengan komunitas

3. Tidak egois dan toleransi
Mungkin kita harus bisa dan berani “ mendengarkan “ pendapat orang lain

4. Kedewasaan
Ketika nafsu sudah menguasai kita, kadang sifat kanak-kanak kita bisa muncul

5. Tidak emosional / mampu mengontrol hawa nafsu
Hati dan kepala tidak boleh panas harus selalu adem, yang boleh panas hanya bubur ayam..:-D

Mohon maaf sekali lagi tulisan saya ini bukan bermaksud menjudge seseorang atau siapapun. Sesuai Qs Al Ashr, bahwasanya kita sebagai sesama muslim harus saling mengingatkan dalam kesabaran dan kebenaran..Semoga rekan-rekan yang lainpun bisa mengambil hikmah dari semua ini.

Harapan saya,seperti diawal tulisan, semoga ini hanyalah satu catatan perjalanan Indico dalam memperjuangkan keberadaannya, dalam memperjuangkan visi dan misinya.Rasanya sangat disayangkan kalo komunitas ini sampai bubar atau hancur, mungkin saya harus mendelete semua link ke Indico atau mungkin dibelakangnya ditulis alm.:-(

Jadi mari kita bersihkan hati kita, mulai dengan lembaran baru .Kita mulai dengan keikhlasan dan niat lillahi ta’ala.Semoga kita selalu berada dalam bimbingan dan perlindungan 4JJI swt.

Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan
Sesudah kesulitan ada kemudahan

Ok Coy….tetap semangat ( dalam kebenaran tentunya )
Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh…………..
Rawe-rawe rantas malang-malang putung…………..
Maju tak gentar…...
Hallo-hallo Bandung………
Pisss……….ang goreng…. :-D….. ;- D

Baca selengkapnya......

Monday, July 17, 2006

Rabb

Alhamdulillah, terima kasih ya Robb Engkau telah memberikan begitu banyak kenikmatan dalam hidup hamba, tak terkecuali hari ini. Ampunilah hambamu yang lemah ini ya Robb, sesungguhnya hamba hanyalah manusia biasa yang hanya bisa berusaha walaupun kadang tidak berhasil.Jalan-jalan didunia blog ketemu blognya bang Andri Irawan.Selain foto-fotonya yang ok banget ada satu artikel yang cukup menyentuh saya, jadi dalam rangka tausyiah ada baiknya saya kutip salah satu artikel beliau.


Bila Nggak Tahajjud

• (Di suatu tempat di bumi Allah)

“Aku telah bersiap-siap sejak pukul 02.00 dini hari
Menanti kedatanganmu
Lama Kutunggu tapi mengapa kau tak bangun menemui-Ku ?”.

Sejenak aku terdiam.
Sambil menahan tangis kupejamkan mata.Aku tertunduk malu
“Maafkan aku. Kumohon maafkan aku,” sambil bersimpuh aku menjawab.

“Tahukah engkau. Andai saja tadi malam engkau menemui-Ku, dan memohon apa saja keinginanmu, pasti Kukabulkan. Karena tadi malam, Aku datang bersama 7 langit dan 7 bumi, serta seluruh kunci perbendaharaan karunia yang Kupunyai.”

“Oh,” (aku menutupi wajah dengan kedua tangan)
Menyesali kesempatan sirna dari hadapan
Kuhirup nafas dalam-dalam
Ada titik embun dimataku
Lalu akupun bertanya, “Tuhanku, apakah yang kurasakan pagi ini adalah hukuman-Mu ?”.
....“Ya, seperti itulah dampaknya !!! ”.

Aku tidak mampu berkata-kata
Aku membisu lama

“Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud Kuselipkan ruh hampa kedalam hatinya. Maka gersanglah hari-hari yang ia lalui”.

“Oh...,” (aku terisak)

Daguku menempel di dada
Aku tertunduk lagi

“Bagi hamba-hamba-Ku yang tidak tahajjud, Aku masukkan kesesakan ke dalam dadanya. Maka sempitlah hidup yang ia jalani”.

“Oh...,” (aku semakin lunglai)
Air mataku semakin deras mengucur

“Bagi hamba-hambaKu yang tidak tahajjud, Aku jadikan wajahnya suram tanpa cahaya. Maka reduplah pancarannya”.

“Oh...,” (aku pingsan)

“Bagi hamba-hambaKu yang tidak tahajjud, Aku hilangkan wibawanya. Maka lemahlah ia”.
(Sayup-sayup, suara itu masih kudengar)

“Lihatlah, betapa sayang-Ku padamu. Kuutus nyamuk guna membangunkanmu dari tidur. Tidak kau sadarikah hal itu ???”

(Aku benar-benar pingsan)


Yogyakarta, 19 Juli 2002
Pengarang : tak di kenal



Baca selengkapnya......

Saturday, July 15, 2006

The dream come true

Para pembaca sekalian kira-kira foto di postingan ini apa ya? (Stop! jangan diperbesar dulu :-D).Hayo…..foto apa ya??

Kemarin waktu foto ini masih di kamera digital kesayanganku teman-teman pada penasaran ga bisa nebak nih foto :-D( Soalnya layarnya kan kecil ). Ada yang nebak binatang, makanan lain ( kebanyakan ga bisa nebak ). Pokonya ga ada yang bener deh. Karena pada penasaran akhirnya saya jadiin wall paper aja di komputer basecamp dan…..ketauan deh :-D.

Ceritanya waktu ngobrol ama istri dia cerita kalo temannya abis beli Duren Montong di Mall dengan harga murah ( emang lagi musim juga sih ). Alhamdulillah akhir bulan kemarin dapet uang Jasprod ( Jasa produksi ), nama lain dari bonus perusahaan.Karena dah lama ga jalan-jalan, istri ngajakin sekalian belanja bulanan ke Mall, ya udah..... ngeliat duren montong yang begitu menggiurkan daku :-D akhirnya uang jatah bulanan sebagian dipotong buat beli duren ntuh.

Dan selanjutnya…...The dream come true, ya karena baru seumur hidup ini ( sorry agak kampungan :-D) saya bisa merasakan makanan yang begitu nikmat ( coba deh-:D).Berikut menu dan cara membuatnya :

Es Duren Spesial al al al ( pake echo )

Bahan-bahan :


Duren montong 1 tangkup ( sorry namanya satu apa ya…)
Es krim secukupnya ( Rasa sesuai selera )
Susu Kental manis ( Rasa sesuai selera )

Cara membuat :

1. Sediakan piring
2. Ambil duren montong satu tangkup, letakan di tengah piring
3. Ambil Es krim dan lumuri duren dengan es krim tersebut
4. Sirami dengan susu kental manis secukupnya
5. Hidangan siap dinikmati

Cat : Dianjurkan segera dimakan ( kalo kelamaan Es krimnya mencair atau bisa-bisa dimakan orang lain duluan :-D)

Nyam…nyam….ehm…Uenak tenan…..
Alhamdulillah….masih diberi kenikmatan oleh Alloh swt

Baca selengkapnya......

Friday, July 14, 2006

The Ship,the Sea and the Wind

Di tulis sebagai komentar atas postingan Nahkoda maboknya Bang Morsas

Sebelumnya mohon maaf mungkin tulisan kali ini sedikit west minded, maklum opini-opini yang dipakai kebanyakan dari orang barat sono. Tapi saya pikir selama tidak bertentangan dengan dua hukum utama ( Al Qur’an dan As Sunnah ), it’s ok lah.

Kadang banyak juga orang yang bisa mengambil pelajaran dan menjadi baik melalui pendapat-pendapat mereka yang dianggap ahli / pakar dibidangnya. Salah satu alasannya mungkin karena dianggap lebih universal ( tidak tendensi pada agama tertentu ) dan ilmiah atau bahasa gaulnya keren lah. Seorang ulama besar yang pernah keliling dunia pernah mengatakan bahwa dia melihat Islam di barat sementara dia tidak melihat Islam di timur tengah. Maksudnya bahwa saat ini dia melihat ajaran/prinsip-prinsip Islam justru banyak dipakai oleh orang-orang barat tersebut ( walaupun sebenarnya mereka ga ngerti bahwa dalam Islam semua yang mereka lakukan ada tuntunannya) seperti etos kerja, disiplin, profesionalisme dll.Smentara hal tersebut tidak/kurang ditemukan di Timur Tengah atau mungkin di Indonesia sendiri yang secara statistik penduduknya mayoritas beragama Islam.Malah ironisnya ajaran Islam banyak dihambat bahkan ditentang oleh penganutnya sendiri ( yang ga ngerti ).TANYA…KEN… APA??( Sorry kok jadi Iklan ya…:-D)

Ok kembali ke judul diatas,kebetulan kami sama-sama beraktifitas di komunitas yang sama, INDICO ( blognya bisa dilihat di link ).Ella Wheller Wilcox mengatakan : Satu perahu berlayar ke timur dan satu lagi ke barat, padahal digerakan oleh angin yang sama. Bentangan layarlah, dan bukan arah angin yang menentukan arah perahu. Seperti itulah alur nasib kita, ketika kita mengarungi lautan kehidupan. Bentangan jiwa kita yang menentukan arah, bukan hiruk pikuknya lingkungan.

Di samping itu ada beberapa hal lagi yang ingin saya sampaikan yang mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi kita semua.

1. Bahwasanya kita dilahirkan sebagai pemenang, tetapi supaya tetap menjadi pemenang, kita harus merencanakan untuk menang dan mempersiapkan diri kita untuk menang ( Zig Ziglar )
Dari mulai bahan baku kita (maaf : sel sperma ) ketika dikeluarkan berjumlah sekian juta sel, setelah mereka berjuang untuk membuahi sel telur , yang menjadi pemenang tetap satu dan…...jadilah kita saat ini. Subhanalloh.

2. Kaitannya dengan organisasi/komunitas tentunya Ketua dalam hal ini memegang peranan vital sebagai leader ( sorry bukan bermaksud menjudge atau menyalahkan ), hanya motivasi dan ajang muhasabah bagi kita.

Leadership is about change. It’s taking people from where they are now to where they need to be. The best way to get people to venture into the unknown terrain is to make it desirable by taking them there in their imaginations ( Noel M.Tichy ).

Satu makhluk purba yang hingga saat ini bisa bertahan adalah serangga. Mengapa? Karena ternyata dia mampu ber-evolusi mengubah dirinya menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada, sehingga dinosaurus yang begitu besar pun bisa musnah oleh bencana alam ketika itu tapi serangga masih bertahan hingga sekarang.Mungkin kita bisa belajar dari hal ini, bahwa jika kita ingin exist/ bertahan maka kita harus mampu berubah/menyesuaikan .

3. Akhirnya sesuai semboyan Indico “ Freedom Of Expression “, bahwa Imagination is more important than knowledge ( Kata Albert Einstein )

Mental creation precede physical creation ( Stephen Covey )

Vision without action is simply dreaming
Action without vision is merely activity
Vision with action, you can change the world
( Joel Barker )

Jadi mari kita bertumbuh,tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita lakukan apa yang bisa kita lakukan sebaik-baiknya.Kata orang bijak " Arahkan busur panahmu ke arah bintang, sekalipun engkau yakin arah panahmu tidak akan mencapainya namun hasil yang dicapai akan lebih jauh daripada mengarahkan busur panahmu setinggi badanmu"

Practice…..Practice…Practice…..

Tetap semangat Coy….mungkin itulah modal dasar yang kita punyai saat ini.

Selamat Berjuang

Wallahu ‘alam








Baca selengkapnya......