Subscribe to my full feed.

Friday, July 14, 2006

The Ship,the Sea and the Wind

Di tulis sebagai komentar atas postingan Nahkoda maboknya Bang Morsas

Sebelumnya mohon maaf mungkin tulisan kali ini sedikit west minded, maklum opini-opini yang dipakai kebanyakan dari orang barat sono. Tapi saya pikir selama tidak bertentangan dengan dua hukum utama ( Al Qur’an dan As Sunnah ), it’s ok lah.

Kadang banyak juga orang yang bisa mengambil pelajaran dan menjadi baik melalui pendapat-pendapat mereka yang dianggap ahli / pakar dibidangnya. Salah satu alasannya mungkin karena dianggap lebih universal ( tidak tendensi pada agama tertentu ) dan ilmiah atau bahasa gaulnya keren lah. Seorang ulama besar yang pernah keliling dunia pernah mengatakan bahwa dia melihat Islam di barat sementara dia tidak melihat Islam di timur tengah. Maksudnya bahwa saat ini dia melihat ajaran/prinsip-prinsip Islam justru banyak dipakai oleh orang-orang barat tersebut ( walaupun sebenarnya mereka ga ngerti bahwa dalam Islam semua yang mereka lakukan ada tuntunannya) seperti etos kerja, disiplin, profesionalisme dll.Smentara hal tersebut tidak/kurang ditemukan di Timur Tengah atau mungkin di Indonesia sendiri yang secara statistik penduduknya mayoritas beragama Islam.Malah ironisnya ajaran Islam banyak dihambat bahkan ditentang oleh penganutnya sendiri ( yang ga ngerti ).TANYA…KEN… APA??( Sorry kok jadi Iklan ya…:-D)

Ok kembali ke judul diatas,kebetulan kami sama-sama beraktifitas di komunitas yang sama, INDICO ( blognya bisa dilihat di link ).Ella Wheller Wilcox mengatakan : Satu perahu berlayar ke timur dan satu lagi ke barat, padahal digerakan oleh angin yang sama. Bentangan layarlah, dan bukan arah angin yang menentukan arah perahu. Seperti itulah alur nasib kita, ketika kita mengarungi lautan kehidupan. Bentangan jiwa kita yang menentukan arah, bukan hiruk pikuknya lingkungan.

Di samping itu ada beberapa hal lagi yang ingin saya sampaikan yang mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi kita semua.

1. Bahwasanya kita dilahirkan sebagai pemenang, tetapi supaya tetap menjadi pemenang, kita harus merencanakan untuk menang dan mempersiapkan diri kita untuk menang ( Zig Ziglar )
Dari mulai bahan baku kita (maaf : sel sperma ) ketika dikeluarkan berjumlah sekian juta sel, setelah mereka berjuang untuk membuahi sel telur , yang menjadi pemenang tetap satu dan…...jadilah kita saat ini. Subhanalloh.

2. Kaitannya dengan organisasi/komunitas tentunya Ketua dalam hal ini memegang peranan vital sebagai leader ( sorry bukan bermaksud menjudge atau menyalahkan ), hanya motivasi dan ajang muhasabah bagi kita.

Leadership is about change. It’s taking people from where they are now to where they need to be. The best way to get people to venture into the unknown terrain is to make it desirable by taking them there in their imaginations ( Noel M.Tichy ).

Satu makhluk purba yang hingga saat ini bisa bertahan adalah serangga. Mengapa? Karena ternyata dia mampu ber-evolusi mengubah dirinya menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada, sehingga dinosaurus yang begitu besar pun bisa musnah oleh bencana alam ketika itu tapi serangga masih bertahan hingga sekarang.Mungkin kita bisa belajar dari hal ini, bahwa jika kita ingin exist/ bertahan maka kita harus mampu berubah/menyesuaikan .

3. Akhirnya sesuai semboyan Indico “ Freedom Of Expression “, bahwa Imagination is more important than knowledge ( Kata Albert Einstein )

Mental creation precede physical creation ( Stephen Covey )

Vision without action is simply dreaming
Action without vision is merely activity
Vision with action, you can change the world
( Joel Barker )

Jadi mari kita bertumbuh,tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita lakukan apa yang bisa kita lakukan sebaik-baiknya.Kata orang bijak " Arahkan busur panahmu ke arah bintang, sekalipun engkau yakin arah panahmu tidak akan mencapainya namun hasil yang dicapai akan lebih jauh daripada mengarahkan busur panahmu setinggi badanmu"

Practice…..Practice…Practice…..

Tetap semangat Coy….mungkin itulah modal dasar yang kita punyai saat ini.

Selamat Berjuang

Wallahu ‘alam








No comments:

Post a Comment