Subscribe to my full feed.

Wednesday, September 06, 2006

Andil kita dalam menciptakan bencana

Sebenarnya saya udah lama pingin memposting artikel ini,semenjak mendengarkan khutbah Jum'at di mesjid kantor.Namun kesibukan dan keraguan cukup lama menunda saya untuk mempostingnya. Akhirnya daripada terlalu lama, saya pikir diposting aja semoga bisa bermanfaat. Kalau ada pendapat lain dari rekan-rekan silahkan kasih komen.
Terima kasih

Rasanya hadits dibawah ini sangat relevan dengan kejadian-kejadian bencana yang melanda negeri ini.Kadang kita menyalahkan orang lain, atau beranggapan bencana yang terjadi hanya fenomena alam atau alasan-alasan lainnya.

Kalau berangkat dari nasehatnya AA Gym, mulailah dari diri sendiri maka mari kita tanyakan pada diri kita jangan-jangan kitapun turut andil dalam menciptakan bencana ini ( walaupun kecil ) kalau kita melakukan salah satu dari point yang 15 tersebut.Atau seandainya kita tidak melakukannya maka mari kita berdakwah, saling menasehati supaya yang lainpun tidak melakukannya dengan berbagai cara yang kita bisa sesuai tuntunanNya.Berikut hadistnya :

"Jika ummatku melakukan 15 hal berikut maka layaklah baginya memperoleh bencana:
1. Jika sumber pemasukan negara berada pada segelintir orang
2. atau kelompok tertentu,
3. Jabatan menjadi perburuan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,
4. dan zakat menjadi obligasi;
5. Jika laki-laki tunduk pada isterinya,
6. Durhaka kepada ibunya,
7. Mementingkan teman sejawatnya,
8. dan abai kepada ayahnya
9. Jika terjadi kegaduhan di masjid / suara manusia lebih "tinggi" dari Al Qur'an
10. Jika orang yang paling keji ditokohkan. Khusus untuk no 10 ini ada juga yang mengartikan, Jika para selebriti / artis sudah menjadi idola/ panutan
11. dan orang dimuliakan karena takut pada kejahatannya,
12. Jika meminum minuman keras,
13. Laki-laki berpakaian sutera dan memakai emas
14. dan bermain musik menjadi industri budaya / musik non Islami sudah menjadi penggugah qolbu ( mampu membuat menangis, tertawa dll )
15. dan jika generasi terakhir mulai mengutuki para pendahulunya,
maka ketika itu bencana gelombang panas, badai, dan topan telah menunggu."

(HR. Tirmidzi)

No comments:

Post a Comment