Subscribe to my full feed.

Wednesday, June 19, 2013

Menggapai Puncak tertinggi Pulau Jawa

Agenda try out pendakian gunung Semeru sudah lama menjadi keinginan kami di Karpala Wana Baja untuk bisa melakukannya. Alhamdulillah ditahun 2013 ini walaupun banyak kesibukan dan hambatan akhirnya dengan tekad,semangat dan kemandirian , Karpala Wana Baja berhasil merealisasikannya dengan hasil memuaskan.Berikut sedikit catatan perjalanan yang coba kami buat untuk menambah wawasan dan pengayaan mengenai Perjalanan pendakian Gunung Semeru.

Gunung Semeru dengan ikonnya Danau Ranu Kumbolo dan Puncaknya Mahameru semakin banyak dikenal dan menjadi “ Racun “ terutama generasi muda Indonesia semenjak ditayangkannya film 5 cm, petualangan 5 sahabat dengan mengambil setting pendakian Gunung Semeru.
Dalam event ini, anggota Karpala Wana Baja yang berpartisipasi berjumlah 15 orang.Hal ini sengaja tidak kami publikasikan atau dijadikan sebagai event umum mengingat bahwa event ini belum saatnya untuk dibuat seperti itu.Karena pendakian ini membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima juga visi dan intuisi yang jelas.Insyaalloh dengan pengalaman yang sudah kami lakukan ini, mudah-mudahan ke depan Karpala Wana Baja bisa menyelenggarakan event semacam ini dan dibuka untuk umum, khususnya karyawan PT KS dan grup.
Untuk lebih memudahkan perjalananan dan menjalin kekerabatan yang lebih erat, kami bergabung dengan salah satu Komunitas Pecinta Alam di Cilegon yang mana Karpala Wana Baja dijadikan sebagai pembinanya yaitu CAT ( Cilegon Adventure Team ) sehingga total peserta yang berangkat ditambah dengan undangan dari kota lain : Jakarta dan Malang menjadi 47 orang.
Kami sepakat menjadikan perjalanan ini sebagai petualangan sekaligus menghemat budget, sehingga perjalanan pp Cilegon – Malang kami lalui dengan Kereta Api yang kalau ditotal memakan waktu sekira 22 jam begitu juga ketika pulangnya.
Berangkat tgl 6 Juni 2013 jam 06 pagi dari Stasiun Kerata Api Cilegon, tiba di Stasiun Kota Lama Malang sekira jam 07.00.Dari Stasiun Malang menuju Pasar Tumpang kami lanjutkan dengan menggunakan angkot. Disini kami beristirahat sebentar sambil menyiapkan perbekalan yang masih kurang, terutama logistik .Selanjutnya Dari Pasar Tumpang ke Desa Ngadas,biasanya menggunakan mobil jeep untuk menuju Desa Ranu Pane ( Pos registrasi pendakian Gunung Semeru ),namun karena saat itu jalan menuju ke sana sedang diperbaiki akhirnya diganti dengan kendaraan alternatif yaitu truk..:D.
Perjalanan dari Tumpang ke Pos Ranu Pane yang memakan waktu sekira 2 jam seakan tidak terasa membosankan karena sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan yang menyejukan mata.Betapa indah dan kayanya alam Indonesia ,semakin dekat atmosfir Gunung Semeru semakin menjalari otak kami.
Sampai di Ranu pane jam 11.30, kami sempatkan untuk melakukan sholat Jum’at di mesjid setempat.Aklimatisasi ringan mulai dilakukan peserta karena harus beradaptasi dengan dinginnya air wudhu yang kami rasakan..:D.Setelah menyelesaikan segala persyaratan dan perizinan di Pos Perizinan pendakian di Kantor Resort Ranu Pane, kami berdo’a bersama untuk mulai perjalanan agar diberikan kelancaran dan keselamatan.Dan Jam 13.30 petualanganpun dimulai…….
Target pertama dari Ranu Pane adalah menuju ke Ranu Kumbolo ,dengan jaraktempuh sejauh 10,5 kilometer. Dibutuhkan waktu antara 5-6 jam perjalanan untuk menuju ke sana ( tergantung kesiapan fisik, mental dan kondisi jalan / cuaca ). Jarak Ranu Pane-Landengan Dowo 3 kilometer, Landengan Dowo-Watu Rejeng 3 kilometer, dan Watu Rejeng-Ranu Kumbolo 4,5 kilometer.Berhubung ketika kami kesana masih dalam kondisi hujan , jalanan yang kami lalui cukup berat karena becek, berlumpur ,licin ,hujan dan suhu cukup dingin ditambah menjelang Ranu Kumbolo matahari sudah tidak menemani kami lagi karena malam sudah mendahului kami.Dengan peralatan yang sudah kami siapkan, segera kami pasang head lamp di kepala kami masing-masing untuk menerangi jalanan yang harus kami lalui dalam kondisi seperti itu,apalagi ketika menemui tanjakan atau turunan.Ditambah dengan berat beban carrier yang minimal mencapai 1/3 berat badan kami, hanya dengan tekad , semangat dan asa yang menyala yang membuat kami bisa melalui medan tersebut.
Total Pos yang kami lewati dari Ranu Pane sd Ranu Kumbolo sekitar 4 pos dan jarak tempuh masing-masing sekitar 1 jam dalam kondisi normal. Menjelang Pos 4 jejeran tenda di bawah sudah mulai terlihat sehingga memaksa kami untuk mengabadikan pemandangan ini.Tidak sabar rasanya untuk segera turun ke arah danau Ranu Kumbolo namun untuk sampai di area para pendaki mendirikan tenda, kami masih harus melewati jalan menurun terjal. Karena dalam kondisi hujan, beberapa diantara kami terpeleset dalam menuruni bukit terjal yang menurun dan licin ini.Namun deretan tenda para pendaki lain yang tampak didepan mata, semakin menambah semangat kami untuk segera bergabung bersama mereka dan mengistirahatkan badan yang sudah cukup lelah ini.Akhirnya rombongan pertama jam 18.30 bisa sampai di Ranu Kumbolo.Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mengganti baju yang basah kemudian mengisi perut dengan makanan / minuman hangat dan mampu dicerna dengan cepat.
RakumDanau Ranu Kumbolo yang berada di ketinggian 2.400 mdpl dengan luas 15 Ha dan suhu minimal bisa mencapai -5 derajat Celsius hingga -20 derajat Celsius ini dihasilkan dari tampungan air hujan yang berkumpul di cekungan kawah bekas letusan Gunung Jambangan.Jika cuaca terang, malam hari kita bisa nikmati bertaburnya ribuan bintang di angkasa. Pagi harinya Kita bisa menikmati sunrise di Ranu Kumbolo dengan gambaran matahari yang muncul di tengah-tengah dua bukit yang samar-samar dilengkapi dengan kabut putih dan bayangannya di air danau yang jernih. Disinilah berkumpulnya para pendaki untuk menginap,baik yang akan melanjutkan sampai ke puncak maupun yang hanya menjadikan destinasi ini sebagai tujuan akhirnya.Ranu Kumbolo dengan segala keindahannya; kabut putih yang berjalan pelan di atas air serta riak-riak kecil air yang ditimbulkan oleh ikan maupun angin serta Jejeran tenda yang beraneka warna dengan bebagai penghuni dan asesoriesnya , melengkapi kemolekan ciptaan Sang Pencipta. Kelelahan perjalanan dari Ranu Pane seolah terbayar oleh keindahan danau ini.
Enggan rasanya meninggalkan tempat ini,namun perjalanan harus dilanjutkan, kami baru menggapai 1/3 perjalanan menuju Puncak Semeru. Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Mahameru masih berjarak 10,2 kilometer. Rinciannya sebagai berikut, Ranu Kumbolo-Cemoro Kandang 2,5 km, Cemoro Kandang-Jambangan 3 km, Jambangan-Kalimati 2 km, Kalimati-Arcopodo 1,2 km, dan Arcopodo-Mahameru 1,5 km.Ingat jarak yang ditunjukan tidak selalu berbanding lurus dengan waktu tempuh, karena medannya yang berbeda.Seperti jarak dari Arcopodo-Mahameru hanya 1,5 km tapi harus ditempuh dalam waktu 3 – 6 jam
Setelah sarapan dan packing kami lanjutkan perjalanan menuju Kalimati,tantangan pertama adalah Tanjakan Cinta, tanjakan yang terlihat pendek tapi ternyata cukup panjang dan membuat napas terengah-engah. Karena tidur yang kurang baik ( kedinginan ) dibutuhkan perjuangan ekstra dan energi lebih, setapak demi setapak untuk melewati tanjakan ini.Namun dengan semboyan biar lambat asal tidak berhenti akhirnya sampai juga kami dipuncak tanjakan cinta dan istirahat sejenak sambil menikmati pemandangan Ranu kumbolo yang indah di pagi hari itu yang tak lupa kami abadikan melalui jepretan kamera.
Perjalanan setelah bukit Tanjakan Cinta adalah Oro-Oro Ombo. Area padang rumput dengan luas sekira 100 ha dan Alhamdulillah karena kami kesana ketika masih musim penghujan maka dipenuhi dengan tumbuhan sejenis lavender dengan bunganya yang berwarna ungu cerah. Melintasi oro-oro ombo begitu kami nikmati, disamping jalurnya yang datar kami bisa menikmati hamparan savana dan lavender berwarna keunguan dengan hawa yang sejuk, desiran angin dan suara mendesis khas hutan pinus.Tak lupa seperti biasa, kami berfoto ria dengan background pemandangan yang indah ini.
Selanjutnya seperti sebuah lagu,naik-naik ke puncak gunung tinggi-tinggi sekali…..kiri-kanan kulihat saja banyak pohon cemaracemoro kdg aa..aa…, tanjakan kembali harus kami lewati ketika melintasi Cemoro Kandang.Namun karena jalurnya di tumbuhi oleh pohon cemara, hal ini sedikit meringankan karena kami bisa beristirahat disela-selanya sambil sedikit mengisi energi dengan makanan / minuman ringan yang kami siapkan.
Beberapa pendaki lain yang turun dan kami jumpai diperjalanan selalu memberikan semangat begitu juga saling tegur biasa dilakukan dan menjadi kekhasan meski belum saling mengenal. Mungkin pembaca pernah mengamati kawanan semut jika berjalan bersimpangan maka mereka selalu bersentuhan, nah seperti itu juga yang dilakukan oleh para pendaki kendati minimal hanya sebatas salam atau say hello.Namun inilah salah satu hal yang membuat kami bangga dan seolah terikat seperti saudara atau sahabat.
Setelah melewati Jambangan,kita akan sampai di Kalimati, sebuah kawasan dengan padang rumput yang diapit hutan pinus. Di sini juga terdapat shelter permanen yang bisa dijadikan sarana darurat jika tenda bermasalah.Para pendaki biasanya mendirikan tenda di kawasan ini sambil mengisi perbekalan air di Sumber Mani yang ditempuh perjalanan selama sekira satu jam.Namun ketika kami kesana, saat ini sudah banyak porter yang menyediakan jasa penjualan air dari sumber mani dengan harga 10.000 / botol.Bagi yang ingin beristirahat, daripada jauh lagi mengambil air ke sumber mani sebaiknya beli dari porter saja..:D.
Base camp kedua sebelum melakukan summit attack ( pendakian menuju puncak ) kami siapkan di Kalimati.Dari sini kita sudah bisa melihat lebih jelas bekas aliran lahar dingin yang membentuk guratan-guratan curam di lereng puncak Mahameru. Di tengahnya juga terlihat jalur pendakian menuju puncak Mahameru.Disini kami beristirahat menyiapkan energi untuk summit attack nanti malam yang mana perjalanan Kalimati-puncak normalnya membutuhkan waktu tempuh selama 5-6 jam atau jika lebih santai bisa 8 – 9 jam.
Dalam kondisi normal,persiapan summit attack atau mendaki ke puncak dari Kalimati sebaiknya dilakukan pukul 00.00 WIB, agar sampai di puncak beberapa saat sebelum matahari terbit, kalau tidak mendung. Sebab kalau terlalu pagi di puncak, kita akan kedinginan.Namun belajar dari pengalaman dan cerita para pendaki lain serta gol pendakian ini bahwa semua diharapkan bisa sampai puncak, maka kami memutuskan berangkat lebih awal yaitu pukul 22.00. Dengan pertimbangan yang pertama,bahwa dengan waktu berangkat yang lebih awal diharapkan untuk perserta yang “ terlemah “ sekalipun tetap bisa sampai puncak walaupun dengan waktu yang relatif lebih lama.Yang kedua, berhubung waktu dipuncak dibatasi maksimal sd jam 9 karena arah angin yang bisa membawa asap beracun ke arah para pendaki juga kami harus memburu rundown kegiatan yang mana diharapkan semua peserta esoknya bisa bermalam di Ranupane berhubung ada bonus melanjutkan ke Bromo.
Tas pinggang atau daypack kami siapkan untuk membawa perbekalan selama summit attack yaitu air sesuai kebutuhan ( antara 1 botol kecil sd 1 botol besar ), makanan ringan : kurma, madu, coklat, minuman berkalori untuk mengisi energi serta perlengkapan, seperti senter atau headlamp ,jas hujan (untuk jaga-jaga jika hujan), serta masker ( jika musim kemarau karena berdebu ) dan tentu kamera jangan lupa.
Setelah sebelumnya diguyur hujan dari sekira jam 16 sd 20 an, alhamdulillah pukul 21.00 WIB hujan berhenti dan langit terlihat cerah dengan bintang yang berkelap-kelip,pertanda bahwa summit attack bisa dilakukan.Setelah melakukan briefing dan peregangan, summit attack kami mulai pukul 22.00.Target pertama adalah Arcopodo,tempat transit terakhir yang dijadikan beberapa pendaki berkemah.Jalur menuju Arcopodo melewati hutan pinus. Dengan jalur yang agak sempit dan terus menanjak kami membutuhkan waktu sekira 1,45 jam untuk sampai di Arcopodo. Di sini mulai terlihat beberapa nisan atau in memoriam pendaki yang meninggal dunia atau hilang.
Dari Arcopodo dilanjutkan menuju vegetasi terakhir, yang dinamai Kelik yang bisa ditempuh sekira satu jam.Kelik adalah perbatasan antara hutan pinus dengan lereng semeru berupa pasir keabu-abuan. Di kanan-kiri terlihat jurang yang curam ( istilahnya Blank 75 ), yang mana ketika turun lebih terlihat mengerikan karena sudah terang.Mulai dari sini berlaku Istilah 5-3 atau 2-1 yaitu maju lima langkah mundur tiga langkah, atau maju dua langkah mundur satu langkah akan kita alami selama perjalanan menuju puncak.Penggunaan alat trek pole sungguh sangat membantu dalam melakukan pendakian di medan seperti ini. Medan berpasir sedalam tumit memang menyulitkan para pendaki melangkah. Tak jarang, medan ini kadang memaksa pendaki merangkak. Sesekali menggapai tebing jalur sebagai pegangan sementara kaki mencari tumpuan untuk berpijak.Hujan yang turun sebelumnya sedikit membantu kami, karena medan berpasir menjadi lebih padat dan tidak berdebu,namun ironisnya menjadi lebih dingin.
Di tengah perjalanan sambil beristirahat mengatur nafas, menahan dingin, kantuk dan mengumpulkan tenaga, puncak Semeru samar-samar mulai terlihat.Saya bertanya kepada leader pendakian,” Kang berapa lama lagi kita sampai puncak ?” Di jawabnya : “ Ya sekitar 2 jam an”.” What ?” saya agak heran, padahal puncak Semeru terlihat begitu dekat, masa sih harus ditempuh 2 jam lagi ,saya sedikit protes dalam hati.Ternyata memang benar, ucapan para pendaki yang sudah pernah mencapai puncak sehingga tak jarang banyak pendaki yang menyerah ketika berada di sini.Meski jarak ke puncak tingal beberapa ratus meter, bahkan ada yang memilih kembali turun walaupun tersisa sekira 50 meter ke puncak. Semakin keatas, oksigen yang kami hirup semakin menipis sehingga menambah kesulitan kami untuk bisa melangkah lebih banyak, yang tadinya kami mampu melangkah 7-10 langkah baru istirahat kini hanya setiap 3 – 4 langkah kami harus berhenti untuk mengatur nafas yang mulai berat, ditambah hembusan angin yang semakin kuat dan mendinginkan tubuh kami juga rasa kantuk yang berat untuk kami lawan. Sedikit saran,jika kondisi fisik dan mental tidak memungkinkan untuk meneruskan perjalanan atau kesiangan lebih baik turun. Puncak Mahameru masih bisa didaki dilain waktu. Utamakan keselamatan.
Ada beberapa tips untuk sedikit memudahkan langkah kita dalam medan berpasir ini sbb :
1. Jejak pendaki yang terlebih dulu naik bisa dijadikan pedoman untuk melangkah agar lebih mudah.
2. Tancapkan ujung sepatu ke pasir sedalam yang kita bisa supaya pijakan kita lebih kuat
3. Jadikan batuan yang besar sebagai bantuan untuk menarik dengan tangan
Waktu sudah menunjukkan pukul 03.30 WIB, puncak masih terlihat “dekat”…..:D, Sayup-sayup terdengar ekspresi para pendaki yang mencapai puncak dengan berteriak sekencang-kencangnya seraya bersyukur. Sementara puluhan orang masih ada yang berjuang menapaki medan berpasir. Ada yang sampai ditarik dengan tali, ada juga yang menunggu kelompoknya naik. Bahkan, ada juga yang tertidur akibat kantuk dan lelah yang begitu hebat menyerang. Di sinilah kesabaran kita diuji, sifat ego terhadap kelompok juga tengah diuji.
Menjelang pukul 04.30 WIB, rombongan pertama dari kami alhamdulillah bisa menjejakan kaki di puncak Semeru. Setelah sampai di puncak bayangan, ada petunjuk arah menuju jalur puncak, sedikit belok ke kiri kemudian naik beberapa meter terlihatlah kibar bendera merah putih dengan plakat Puncak Mahameru 3.676 mdpl.Berhubung masih subuh, banyak para pendaki yang berisitirahat di celah-celah batu untuk menahan hembusan dinginnya subuh di ketinggian 3676 mdpl tersebut.Jarak dari rombongan pertama sd terakhir ternyata cukup jauh, terakhir ada yang sampai jam 07.00 an.Beberapa teman kami terlihat tersungkur sujud mencium tanah dan menangis,terharu dengan perjuangan berat yang telah dilewati sehingga berhasil mencapai puncak.
Gunung Semeru merupakan Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Kawahnya yang dikenal dengan sebutan Jonggring Saloka berada di sebelah selatan puncak Mahameru. Setiap 15-20 menit menyemburkan asap vulkanik disertai dentuman yang menggelegar. Momen inilah yang sering dinantikan pendaki untuk berfoto-foto dan dijadikan sebagai backgroundnya.
Pemandangan dari puncak begitu mempesona, seolah kita berada di negeri di atas awan.Kesempatan yang sangat langka ini kami manfaatkan untuk berfoto ria, termasuk yang utama adalah mengibarkan bendera PTKS, SKKS dan KWB.Namun kami tidak bisa terlalu lama berada di puncak, selain karena hembusan angin dingin yang membuat hidung kami meler juga semakin siang dikhawatirkan arah angin membawa asap beracun ke puncak sehingga membahayakan para pendaki.
Rombongan pertama turun sekira jam 07.30,perjalanan turun memang cukup singkat biasanya 2-3 jam kita sudah sampai Kalimati. Namun cukup membahayakan, disamping karena faktor kelelahan dan mengantuk, konsentrasi juga sering berkurang. Tak heran jika banyak pendaki yang terpeleset ketika turun dari puncak.Selama perjalanan turun, Kita baru bisa melihat dengan jelas bagaimana curamnya jurang Blank 75 yang yang berada di sisi kanan dan kiri tempat kita berjalan malam harinya. Dengan semboyan biar lambat asal nyampai,bahkan tak jarang kami tertidur sebentar dalam perjalanan turun ini ,akhirnya setelah perjalanan 2,5 jam kami sampai juga di Kalimati, Dengan rasa kantuk berat yang tak tertahankan, tak ada keinginan kami yang lain selain kami hempaskan tubuh di tenda untuk sekedar memejamkan mata.TRN
Istirahat yang sekedarnya tadi dan dtambah makan siang yang harus kami “ paksa “ lakukan sedikit memberikan energi untuk perjalanan pulang yang masih panjang menuju Ranu Pane.Setelah packing, sekira jam 14.00 kami meninggalkan Ranu Pane menuju tempat transit di Ranu Kumbolo.Walaupun tenaga sudah terkuras, perjalanan pulang terasa lebih ringan karena disamping perbekalan logistik sudah berkurang, rasa puas sudah kami rasakan setelah berhasil mencapai puncak. Sehingga kami mengatur strategi dan menguatkan diri untuk bisa sampai ke Ranu Pane sesuai rundown acara.Dan ternyata benar, kami bisa tiba di Ranu Kumbolo lebih cepat ( sekira 2 jam perjalanan ), setelah ishoma sekitar 1 jam kami lanjutkan perjalanan pulang menuju Ranu Pane.
Sedikit saran, dalam perjalanan pulang menuju Ranupane sebaiknya dilakukan berkelompok,selain bisa saling membantu, memberi semangat juga menambah keberanian kita.Karena melewati perjalanan pulang dari Pos 2 sd Pos Ranu Pane akan terasa sangat panjang dan membosankan, mungkin ini akibat akumulasi kelelahan pendaki dan juga medan/pemandangan yang dirasa serupa, jalanan sebagian paving blok dan kiri kanan pepohonan,apalagi kami melewatinya dalam kondisi gelap,becek dan licin.
Rombongan pertama Alhamdulillah sampai di Ranupane sekira pukul 21.00.Warung-warung makan di sini masih terus buka dan seolah menyambut para pendaki yang baru turun untuk menyantap aneka menu yang disiapkan.Saya dan beberapa teman lain mencoba mengisi energi terlebih dahulu dengan minuman hangat dan makanan yang di bisa kita pilih sesuai selera.Setelah cukup kuat, kami lanjutkan dengan bersih diri sebisanya ( bagi yang kuat menahan dingin silahkan mandi…:D ) dan istirahat.
Esok harinya, kami lebih segar dan sudah disiapkan sarapan nasgor oleh penghuni warung yang kami jadikan tempat istirahat ( asyik….ga perlu masak lagi ).Setelah berkemas,perjalanan selanjutnya adalah bonus yaitu menuju Gunung Bromo. Perjalanan pagi menuju ke Gunung Bromo, melewati area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tak kalah menarik, di kiri kanan kita bisa melihat pemandangan alam yang mempesona, bukit teletubies,batuan yang terjal, guratan bekas lahar, padang savana, hamparan pasir dan gunung batok di kejauhan.
Pulang dari Bromo kami langsung menuju Stasiun Kota Baru Malang untuk melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta ke Stasiun Senen Jakarta yang dilanjutkan dengan kereta lagi sehingga sampai Stasiun Cilegon tanggal 11 Juni 2013 sekira pukul 17.45 an.Alhamdulillah semua dalam kondisi selamat.

Salam rimba…..
Karpala……Karpala..…Karpala…….

“ Jangan ambil sesuatu kecuali foto,Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak,Jangan buru sesuatu kecuali waktu “

ITINERARY : Pendakian Gunung Semeru Karpala Wana Baja
KETINGGIAN: 3.676 mdpl
LOKASI: Lumajang, Jawa Timur

Kamis ( 6 Juni 2013 )
06:25 – Naek Kereta Api Banten Express (Ekonomi) Clg – Tanah Abang Rp. 5000
• Jualan lengkap ( termasuk beberapa asesoris utk outdoor : Kupluk,sarung tangan, masker, kacamata, sabuk, pisau lipat, korek, head lamp apalagi logistic / kuliner super lengkap ) dengan harga murah meriah.Selama kita bisa menikmatinya dengan santai insyalloh happy saja bro..
• Pengamen dengan berbagi genre …ha..ha..ada yg penampilan metal tapi lagu Sunda dll
11.30 – Nyampe di Tanah Abang dan naik angkot ke Stasiun Senen, ishoma
13:30 – Naek Kereta Api Matarmaja (Ekonomi) Pasar Senen – Kota Lama Malang
Walaupun AC dan jarak jauh , tetap saja banyak yang Jualan lengkap ( termasuk beberapa asesoris utk outdoor : Kupluk,sarung tangan, masker, kacamata, sabuk, pisau lipat, korek, head lamp apalagi logistik / kuliner super lengkap ) dengan harga murah meriah.
Tapi lihat dari sisi positipnya saja

Ada restorasi, bisa pesan makan dan minum, harga standar tidak terlalu mahal

Jum’at ( 7 Juni 2013 )
07:00 – Tiba di Stasiun Kotalama Malang
07:20 – 08:00 Stasiun Kotalama >> Pasar Tumpang
08:30 – 09:20 Sarapan pagi di Pasar Tumpang, logistic yang kurang, packing ulang, pesan nasi bungkus utk makan malam
09:20 – 11:30 Pasar Tumpang >> Pos Pendakian Ranu Pani (2100mdpl) naek jeep ( biasanya sekitar 30.000 / 0rg, maksimal 15 org ) tapi berhubung wkt itu jalannya sedang diperbaiki terpaksa kami naik truk
11:30 – 13:30 Sholat Jum’at,Pengurusan admin pendakian, lunch & pesan nasi bungkus utk makan malam ( buat yg belum di Pasar Tumpang )
13:30 – 17:30 Start trekking Pos Ranu Pani >> Ranu Kumbolo (2.383mdpl)
Musim hujan menyebabkan kondisi jalan lebih berat karena licin dan berlumpur serta suhu lebih dingin
17:00 — Ngekem di Ranu Kumbolo: Yang pertama dilakukan : dirikan tenda,ganti baju supaya tidak kedinginan, makan untuk isi energy, istirahat

Sabtu ( 8 Juni 2013 )
05:00 : Sholat subuh , walaupun dingin tetap wudhu dong….:D, tidur lagi
06:00 – 09:00 Bangun tidur, masak, sarapan pagi, foto-foto
09:00 – 12:00 Trekking Ranu Kumbolo >> Kalimati (2.669mdpl)
Trek lebih ringan dari Ranu Pane – Ranu Kumbolo ( jalanan tidak becek, jalan menanjak lebih sedikit hanya di cemoro kandang dan tanjakan cinta..:D ) dan Alhamdulillah karena berangkat pagi cuaca masih cerah
Namun karena semalam tidak bisa tidur, energy masih sangat minim sehingga perlu asupan energy yang bisa diolah dengan cepat : Coklat, kurma,madu dan sejenisnya, minum yang banyak

12:00 – 21:00 Buka tenda, masak dan makan siang, ngekem di Kalimati,packing day pack dan istirahat persiapan summit attack nanti malam
Kalau musim hujan biasanya antara jam 14 s/d jam 20 hujan, tapi setelah itu langit cerah, bintang dilangit pertanda kita bisa melakukan summit attack

NOTE: PIHAK TNBTS HANYA MEMPERBOLEHKAN pendakian sampai Kalimati saja, jadi apabila ada yg mau lanjut ke Puncak Mahameru, maka resiko ditanggung sendiri! Please note by your own risk ya guys
Yang ingin Muncak Itinerary nya sbb:

Sabtu – Minggu ( 8-9 Juni 2013 )
21:00 – 22:00 Bangun, persiapan summit attack
22:00 — 23:40 Trekking Kalimati >> Arcopodo (2.912mdpl)
23:40 – 01:00 Arcopodo >> Kelik (batas vegetasi tumbuhan)
01:00 – 04:30 ( paling cepat ) dan jam 07.00 ( paling lambat ) Kelik >> Puncak Mahameru (3.676mdpl).Mulai dari sini kami yang berjumlah total 47 orang walaupun startnya sama , semenjak dari sini karena medannya yang berat ( pasir ) maka masing-masing mulai terpisah jaraknya sehingga tidak bersamaan samapai ke puncaknya
Tapi Alhamdulillah walauapun demikian dengan perjuangan yang berat, semua anggota Karpala bisa mencapai puncak walaupun dengan waktu yang berbeda
08:00 – 09:00 Puncak Mahameru >> Kelik
09:00 – 10:30 Kelik >> Kalimati
10:30 – 14:00 Istirahat, masak, makan siang, packing pulang
14:00 – 17:00 Kalimati >> Ranu Kumbolo, Ishoma
17:00 – 21.00 Ranu Kumbolo >> Ranu Pane
21:00 – 22.00 Makan, ganti baju, kalau perlu mandi ( tapi siap2 dingin ya ) ,istirahat menginap di : warung bakso bisa juga di pondok pendaki ( gratis, tapi ga ada lampunya..he..he.. ) atau di penginapan ( bisa berupa rumah penduduk ) harga murah sekitar 30.000 sd 50.000 / malam di sekitar Ranu Pane. Kalau tidur kedinginan pake lagi aja sleeping bag nya

Senin ( 10 Juni 2013 )
05:00 – 09:00 Bangun subuh, sholat, tiduran lagi…:D.Bangun pagi, bersih-bersih,makanan dimasakin nasgor he..he…, sarapan pagi,packing pulang
09:00 – 12:30 Pos Ranu Pani >> Bromo : Berfoto Ria dan narsis he…he…,briefing sebelum pulang, maaf2an
12:30 – 15:00 Bromo >> Stasiun Kota Baru Malang

Ada 2 alternatif kereta yang bisa digunakan: Ekonomi & Eksekutif
16:00 – 10:40 ( Selasa ) KA Ekonomi Matarmaja berangkat Kota Baru Malang – Jakarta (Pasar Senen)
Aktual sampai ke Stasiun Senen jam 12.30
Baru nyadar temen sebelah bilang kaki kita bengkak, ternyata hampir semua, mungkin akibat beban perjalanan
13:00 – 13:45 Psr.Senen – Tanah Abang
14:00 – 17:45 Tanah Abang – Cilegon ( Alhamdulillah sampai dengan selamat ) ( 11 Juni 2013 )

Estimasi Biaya (Khusus Semeru sd balik ke Ranu pane )

1. KA Clg – Jkt PP Rp. 5.000/orang
2. Angkot : Tanah Abang – Pasar Senen : 10.000
3. KA Matarmaja JKT – Malang PP Rp. 130.000/orang
4. Sewa Angkot Stasiun Kotalama – Pasar Tumpang PP Rp. 10.000/orang
5. Sewa Jip Pasar Tumpang – Pos Ranu Pani PP Rp. 30.000/orang ( estimasi paling murah )
6. Perijinan Rp. 30.000/orang ( Tanda masuk Rp.10.000 + Kemah Rp.20.000 )

Sub Total Rp. 205.000

Estimasi Biaya (Ranu pane – Bromo – Cilegon )
1. Sewa Jip Ranu pane – Bromo – Pasar Tumpang Rp. 50.000 / orang ( estimasi paling murah ), maksimal 12 orang per jeep kecuali model jeep tertentu bisa sampai 15 orang
2. Sewa Angkot Pasar Tumpang – Stasiun Kotabaru Rp. 10.000/orang
3. KA Matarmaja Malang – JKT PP Rp. 130.000/orang
4. Angkot : Pasar Senen – Tanah Abang : 15.000
5. KA Jkt – Clg Rp. 5.000/orang

Sub Total Rp. 210.000
============================================= +
TOTAL Rp. 415.000/orang

Cat :

Harga porter ( estimasi rata-rata , tergantung tawar menawar )
Berangkat :
Ranu pane – Ranu kumbolo Rp. 200.000 / carrier
Ranu kumbolo – Kalimati Rp. 200.000 / carrier
Kalimati – puncak pp Rp. 100.000 / daypack

Pulang : ( barang logistic sudah berkurang )
Kalimati– Ranu kumbolo Rp. 150.000 / carrier
Ranu kumbolo – Ranu pane Rp. 150.000 / carrier

57 comments:

  1. pengen banget kesini, tapi gak ada yg hgajak. itu dia masalahnya

    ReplyDelete
  2. nice article...ayo siapa yang berminat, menaklukkan semeru

    ReplyDelete
  3. mantap nih,, klo angkutan umum dari lumajang ke ranupane ada gak ya?

    ReplyDelete
  4. artikel yang sangat menarik sob,
    salam blogger :)

    ReplyDelete
  5. salam kenal gan, ijin berkunjung dan berkomentar yaa
    semoga artikelnya bermanfaat buat yang bacanya :)

    ReplyDelete
  6. I want to sleep, because it was tired of the comments to the blog pagerank. I hope my blog quickly rose in google, ameen

    ReplyDelete
  7. I want to sleep, because it was tired of the comments to the blog pagerank. I hope my blog quickly rose in google, ameen

    ReplyDelete
  8. bulan agustus 2015.... ayook maen lagi ke semeru... ada yg mau bareng? fun but serius hiking :D

    ReplyDelete
  9. sorry I helped to establish the link, the website is very good and very useful article. good luck and success always.
    Cara Mengobati Miom Tanpa Operasi

    ReplyDelete
  10. terimakasih infonya sangat bagus dan menarik, sukses buat pak admin.
    Obat Herbal Tukak Lambung

    ReplyDelete
  11. terimakasih atas informasinya. artikel yang telah anda sajikan sangat bermanfaat bagi saya

    ReplyDelete
  12. selamat siang, ijin berkunjung dan berkomentar yaa,
    semoga iformasinya dapat bermanfaat dan menjadi kebaikan di bulan suci Ramadhan ini, aamiin

    ReplyDelete
  13. artikelnya bagus dan asik dibaca sukses selalu sob

    ReplyDelete
  14. Welcome to our WEBSITE, just on this occasion we will give away to your knowledge about Plants That Can Heal myoma uteri, well for those of you who want to know please to read the following article about Plants That Can Heal myoma uteri, happy reading :

    ReplyDelete
  15. artikelnya terlihat bagus dan menarik senang berkunjung ke sini

    ReplyDelete
  16. artikel yang anda buat sangat bagus,, disini kami punya solusi untuk menyembuhkan panas dalam, gusi bengkak, radang gusi, dan berbagai peradangan lainnya

    ReplyDelete
  17. salam sejahtera sob, artikelnya bagus dan enak dibaca senang berkunjung ke sini

    ReplyDelete
  18. nice post gan, artikelnya keren dan enak dibaca senang berkunjung kemari. saya tunggu postingan berikutnya

    ReplyDelete
  19. hatur nuhun gan infona meni menarik pisan.

    ReplyDelete
  20. salam kenal untuk agan agan semua semoga bahagia selalu, artikel yang telah disajikan ini sangat menarik dan enak dibaca senang bisa berkunjung kesini

    ReplyDelete
  21. post yang bagus min, adminnya sangat hebat saya kagum

    ReplyDelete
  22. misi gan numpang promo, kami agen resmi herbal sedia berbagai obat herbal yang aman dan sangat ampuh

    ReplyDelete
  23. artikelnya sangat menarik dan bermanfaat min, terima kasih banyak udah ngeshare

    ReplyDelete
  24. sorry I helped to establish the link.
    your website is very good and this article is very useful.
    good luck and always success for your blogging.
    OBAT PSORIASIS
    OBAT PENGHANCUR POLIP RAHIM
    OBAT BENJOLAN DI VAGINA
    PENGOBATAN HERBAL ALTERNATIF TERBAIK
    GREEN WORLD GLOBAL

    ReplyDelete
  25. makasih gan atas infonya yang bermanfaat dan menarik

    ReplyDelete
  26. artikelnya menarik dan bermanfaat min, saya tunggu postingan berikutnya

    ReplyDelete
  27. artikelnya menarik sekali, makasih yah min udah ngeshare

    ReplyDelete
  28. artikel yang agan sajikan sangat bermanfaat, makasih

    ReplyDelete
  29. postingannya sangat menarik dan enak dibaca, thanks gan

    ReplyDelete
  30. Kamu sangat keren! Saya tidak kira Ive belajar sesuatu seperti ini sebelumnya. Jadi baik untuk menemukan seseorang dengan beberapa ide asli pada subjek ini. benar-benar terima kasih untuk awal ini sampai. situs web ini adalah sesuatu yang diperlukan di web, seseorang dengan sedikit orisinalitas. membantu pekerjaan untuk membawa satu hal baru untuk Web!

    ReplyDelete
  31. terimakasih gan inponya menarik sekali, semoga saja artikel ini bisa bermanpaat bagi yang membacanya.

    ReplyDelete
  32. varises
    merupakan pembengkakan pembuluh darah vena karena ada kerusakan pada katup satu arah sehingga terjadi tegangan pada dindingnya yang relatif tipis. umumnya gangguan ini terjadi di daerah kaki
    varises umumnya berhubungan dengan kebiasan berdiri pada satu kaki untuk waktu yang lama kegemukan dan kehamilan. pada keadaan tertentu faktor keturunan juga dapat menjadi penyebabnya
    untuk menghindari varises dapat menggunakan kaos kaki yang elastis dan jangan menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi untuk waktu yang lama
    gejala dan tanda
    arteri darah menggelembung dengan perubahan warna di bawah permukaan kulit
    pegal dan mudah lelah kadang pergelangan kaki membengkak
    pengobatan herbal
    resep 1
    5 gram radix notogingseng thien chi jadikan bubuk
    200 cc air panas
    seduh bahan dengan air panas
    minum ketika hangat
    resep 2 30 gram daun dewa segar dan umbinya
    cuci bersih daun dewa
    rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu saring
    minum 2 kali sehari

    ReplyDelete
  33. Takulandirani moni kwa ife monga wogulitsa mankhwala a Zitsamba odalirika ndi waukulu kwambiri, zikomo zonse zimene kupereka kwa ife wake blog kupeza zabwino ndi bwino zedi kwa anthu ammudzi.

    ReplyDelete
  34. infonya menarik semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  35. sorry I helped to establish the link.
    your website is very good and this article is very useful.
    good luck and always success for your blogging.

    ReplyDelete
  36. an t-eolas a sholáthraíonn tú go bhfuil an-úsáideach dúinn, go raibh maith agat as an t-eolas a bheith úsáideach

    ReplyDelete
  37. selamat siang gan,
    salam kenal, blogger baru nih,
    ijin berkomentar yaa, hehe...
    semoga artikelnya bermanfaat dan blognya bisa maju terus, okeh.

    ReplyDelete
  38. halo gan, ijin berkunjung dan berkomentar nih,
    semoga bermanfaat ya,

    ReplyDelete
  39. thank you for this article is provided, hopefully benefit

    Obat Benjolan Di Vagina

    ReplyDelete
  40. saya sangat suka sekalui dengan info nya
    sukses terus gan
    terimakasih

    ReplyDelete